OAB (Orientasi Anggota Baru) KPM UNJ 2014 : 14-16 November 2014, STPP Bogor.

Selasa, 21 Januari 2014

TOT 9 & 10 teknik bedah katak dan ikan mas

Assalamualaikum Wr.Wb, Salam hangat P2EK untuk KPM'ers simanapun kalian berada.
Pada kesempatan ini kami akan me-review kembali TOT yang ke- 9 & 10.
Yang dilaksanakan pada :

            Tanggal           : 19 Desember 2013 (Part 1)
                                     20 Desember 2013 (Part 2)
            Waktu             : 16.30 s/d Selesai
            Tempat            : KPM UNJ (Gd. G Lantai 1 Ruang 105)
            Materi             : Teknik Bedah Katak dan Ikan Mas
            Peserta            : 25 Orang (Part 1)
                                     24 Orang (Part 2)

Di mana pada part 1 ini adalah pemberian materi tentang teknik bedah katak (Rana sp.) dan Ikan Mas (Cyprinus carpio), sedangkan pada part 2 adalah pemateri mensimulasikan teknik pembedahan, kemudian barulah peserta melakukan pembedahan yang telah diajarkan oleh pemateri. Pada praktik bedah ini pemateri hanya menggunakan ikan mas saja, sedangkan katak tidak dijadikan bahan pembedahan karena sulit didapat. Pemberian materi yang sangat menarik disampaikan oleh pembicara yang interaktif yaitu Dwi Oktaviani, APMP. Pembicara kali ini berasal dari Fakultas MIPA tepatnya di Jurusan Biologi. Langsung saja sang moderator (Neo Dinastian) memberikan waktu sang pembicara untuk menyampaikan materinya. Pada saat materi sang pembicara menjelaskan materi dasar dari katak dan ikan mas, yaitu tentang Kelas katak dan ikan mas, ciri-ciri umum katak dan ikan mas, anatomi katak dan ikan mas, serta organ pernapasan katak dan ikan mas. Kemudian yang terakhir adalah teknik membedah katak dan ikan mas mulai dari alat & bahan serta langkah kerjanya.
v  Teknik Membedah Katak
Alat:
bak preparat (papan bedah), pinset, pisau, gunting bedah, jarum penusuk
Bahan:
Rana sp., kapas, eter, tissue 
Ø  Cara kerja pada praktikum ini adalah sebagai berikut :
1. Katak terlebih dahulu dibius dengan menggunakan eter.
3. Katak diletakan dengan bagian dorsal pada bak preparat
4. Menusuk bagian ekstrimitas dan bagian lainnya dengan jarum penusuk
5. Kulit digunting dari medio posterior ke arah anterior.
6. Tubuh bagian ventral digunting agar dapat dilihat organ bagian dalamnya

7. Organ–organ yang nampak diamati dan dicatat tanpa mengubah posisinya


v  Ikan Mas
Ikan mas (Cyprinus Carpio) merupakan jenis ikan konsumsi air tawar, berbadan memanjang pipih kesamping dan lunak, yang termasuk dalam golongan teleostei. Tubuhnya terbungkus oleh kulit yang bersisik, berenang dengan menggunakan sirip dan bernafas dengan menggunakan insang. Ikan mas memiliki gelembung renang (sepasang).



Ikan mas memiliki lima buah sirip, yaitu sirip punggung (dorsal fin), sirip dada (pecioral fin), sirip perut (abdominal fin), sirip dubur (anal fin), dan sirip ekor (caudal fin).



Setelah pemberian materi selesai barulah moderator (Neo Dinastian) memberikan kesempatan bertanya (sesi tanya jawab) untuk peserta, di saat itu peserta pun ramai mengajukan pertanyaan kepada pembicara dikarenakan peserta lebih banyak berasal dari luar jurusan biologi yang masih awam dalam teknik membedah hewan.

Setelah sesi tanya jawab selesai, barulah moderator (Neo Dinastian) membagi peserta ke dalam 2 kelompok , di mana masing-masing kelompok ini akan melakukan pembedahan ikan mas pada minggu depan (part 2). Adapun alat dan bahan yang telah disiapkan oleh tim P2EK yaitu: bak preparat (papan bedah), pinset, pisau, gunting bedah, jarum penusuk, ikan mas (Cyprinus carpio), kapas, tisue, masker, serta sarung tangan.
*Untuk pembedahan katak sebaiknya menyiapkan eter sebagai bahan pembiusan pada  katak.

Tidak terasa 22 November 2013 datang, praktik pembedahan ikan mas pun segera dimulai. Moderator (Neo Dinastian) membacakan kembali nama-nama anggota kelompok pada pembedahan ikan mas. Di saat pembedahan ikan mas pertama-tama pembicara mensimulasikannya terlebih dahulu langkah-langkah pembedahan yang baik, setelah itu barulah peserta yang akan mempraktikannya perkelompok. Praktik ini dibagi ke dalam 2 sesi, sesi pertama dimulai dari kelompok 1 diberi waktu dari pukul 17.00 – 18.00 .
Dilanjutkan sesi kedua yaitu kelompok 2 diberi waktu pukul 18.30 – 19.30 .

Dengan semangat dan antusias dari tiap kelompok untuk melakukan pembedahan ikan mas, akhirnya semua kelompok bisa menyelesaikan pembedahan ikan mas dengan cukup baik dan dilakukan dengan prosedur dan langkah yang benar. Ujar dari pembicara (Dwi Oktaviani, APMP).

Setelah semua kelompok menyelesaikan pembedahan ikan mas, kemudian pembicara menugaskan kepada perwakilan dari tiap-tiap kelompok untuk mempresentasikan hasil pembedahan ikan mas yang telah mereka lakukan.

dokumentasi kegiatan.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar